Bagaimana Perawatan Genteng Metal – Genteng merupakan salah satu elemen terpenting dalam sebuah hunian karena berfungsi melindungi seluruh bagian rumah dari cuaca luar. Dari berbagai pilihan material genteng, genteng metal semakin populer berkat keunggulannya yang ringan, kuat, dan tahan lama.
Namun, meskipun dikenal tahan lama, genteng metal tetap memerlukan perawatan khusus agar kualitasnya tetap terjaga.
Dalam artikel ini akan membahas bagaimana perawatan genteng metal anti bocor yang tepat. Yuk simak!
Bagaimana Perawatan Genteng Metal Anti Bocor

Berikut ini adalah bagaimana perawatan genteng metal anti bocor yang tepat.
1. Membersihkan Permukaan Secara Berkala
Pembersihan rutin merupakan langkah pertama dalam merawat genteng metal. Gunakan air bersih yang disemprotkan dengan tekanan sedang untuk menghilangkan debu, kotoran, dan lumut. Jika terdapat noda membandel, bisa gunakan sikat lembut dan sabun cair ringan agar tidak merusak lapisan cat.
Pembersihan ini sebaiknya dilakukan minimal setiap 6 bulan sekali, atau lebih sering jika rumah berada di daerah dengan banyak pepohonan atau dekat laut.
2. Mengecek Kondisi Sekrup dan Sambungan
Genteng metal biasanya dipasang dengan sistem sekrup yang dilengkapi karet pelindung. Seiring waktu, karet bisa mengeras dan tidak lagi berfungsi optimal, sehingga berpotensi menimbulkan kebocoran. Periksa kondisi sekrup dan sambungan genteng, lalu ganti jika ada yang mulai rusak.
Langkah sederhana ini sangat penting karena kebocoran sering kali terjadi akibat pemasangan yang longgar, bukan dari material gentengnya.
3. Memeriksa Lapisan Anti Bocor
Beberapa jenis genteng metal dilapisi bahan khusus seperti resin atau lapisan polimer anti bocor. Seiring pemakaian, lapisan ini bisa terkikis. Periksa kondisi permukaan secara rutin dan lakukan pengecatan ulang dengan cat anti bocor berkualitas jika lapisan sudah mulai menipis.
Hal ini juga membantu menjaga keindahan warna genteng agar tetap segar dan tahan terhadap sinar UV.
4. Membersihkan Talang dan Saluran Air
Perawatan genteng tidak hanya fokus pada permukaan atap, tetapi juga saluran air hujan. Talang yang tersumbat oleh dedaunan dapat menyebabkan air meluap dan masuk ke sela genteng, sehingga berisiko bocor. Bersihkan talang minimal 3 bulan sekali agar aliran air lancar.
5. Menghindari Beban Berlebih di Atap
Genteng metal memang kuat, tetapi bukan berarti bisa menahan beban berat secara berlebihan. Hindari menaruh barang di atas atap atau membiarkan tumbuhan rambat tumbuh menutupi genteng. Hal ini bisa merusak lapisan anti bocor dan mempercepat kerusakan.
6. Menggunakan Jasa Profesional untuk Inspeksi
Setidaknya setahun sekali, gunakan jasa profesional untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi genteng metal. Mereka dapat mendeteksi kerusakan kecil sebelum berkembang menjadi masalah besar, misalnya retakan kecil pada lapisan anti bocor atau sekrup yang longgar.
Kesalahan Umum dalam Perawatan Genteng Metal

Berikut ini adalah beberapa kesalahan umum dalam perawatan genteng metal yang harus dihindari.
1. Tidak Membersihkan Genteng Secara Berkala
Banyak orang mengabaikan pembersihan rutin genteng metal. Padahal, debu, lumut, dan kotoran yang menumpuk dapat mempercepat korosi dan merusak lapisan pelindung genteng. Membersihkan genteng minimal dua kali setahun bisa menjaga tampilannya tetap indah dan tahan lama.
2. Menggunakan Bahan Pembersih yang Terlalu Keras
Beberapa orang menggunakan cairan kimia dengan tingkat keasaman tinggi untuk membersihkan genteng. Cara ini justru berbahaya karena dapat mengikis lapisan pelindung anti karat. Sebaiknya gunakan sabun lembut dan air bersih agar genteng tetap awet.
3. Menginjak Genteng Tanpa Perhatian
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menginjak genteng metal secara langsung saat melakukan perawatan. Beban tubuh bisa membuat genteng penyok atau bahkan retak pada sambungan. Jika harus naik ke atap, gunakan papan pijakan agar beban merata dan genteng tetap aman.
4. Mengabaikan Pengecatan Ulang
Genteng metal yang sudah lama terpasang biasanya mengalami perubahan warna akibat paparan sinar matahari. Namun, banyak orang menunda pengecatan ulang karena dianggap tidak penting. Padahal, cat pelindung sangat membantu memperpanjang umur genteng dan menjaga ketahanannya terhadap cuaca ekstrem.
5. Tidak Memeriksa Sambungan dan Sekrup
Sambungan dan sekrup yang longgar sering kali tidak diperhatikan. Akibatnya, celah kecil dapat menyebabkan kebocoran saat hujan deras. Dengan pemeriksaan rutin, sekrup yang longgar bisa segera dikencangkan sehingga atap tetap kuat dan rapat.
6. Membiarkan Saluran Air Tersumbat
Talang air yang tersumbat oleh daun atau kotoran bisa membuat air menggenang di atas genteng. Genangan air ini berpotensi menimbulkan karat pada genteng metal. Membersihkan talang secara berkala adalah langkah penting untuk mencegah kerusakan.
Alternatif Material Atap Berkualitas Tahan Lama dan Minim Perawatan

Alternatif material atap berkualitas tahan lama dan minim perawatan adalah Atap Galvalum Grand Luxe. Atap Galvalum Grand Luxe menawarkan berbagai keunggulan, seperti daya tahan yang baik, ringan, dan kokoh. Atap Grand Luxe memiliki bobot yang ringan, namun tetap kuat dan kokoh, sehingga dapat memudahkan proses pemasangan. Dipercaya atap Grand Luxe tahan dalam berbagai kondisi cuaca seperti hujan, angin, maupun angin kencang. Atap Grand Luxe dijamin kuat dan tahan lama.
Selain itu juga dilengkapi dengan lapisan anti UV yang membuat hunian lebih nyaman dan sejuk meskipun terpapar sinar matahari intens.
Atap Grand Luxe terbuat dari bahan berkualitas tinggi yang memiliki kemampuan meredam suara ketika hujan sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni rumah.
Atap Galvalum Grand Luxe dapat dikirim ke seluruh Indonesia termasuk IKN melalui cabang kami yang ada di balikpapan. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi WhatsApp berikut ini.
Penutup
Demikian adalah informasi mengenai bagaimana perawatan genteng metal anti bocor yang tepat agar tetap awet, tahan lama, dan menjaga keindahan rumah.

