Apa Perbedaan Hollow Galvalum dan Galvalum Biasa_

Apa Perbedaan Hollow Galvalum dan Galvalum Biasa?

Apa Beda Hollow dan Galvalum Biasa ? – Dalam dunia konstruksi modern, istilah “Galvalum” sudah tidak asing lagi di telinga. Material hasil perpaduan aluminium dan seng ini telah menjadi standar baru untuk ketahanan bangunan terhadap karat dan cuaca ekstrem. Namun, bagi yang sedang merencanakan pembangunan rangka plafon atau atap, sering kali muncul pertanyaan yang membingungkan, Apa Beda Hollow dan Galvalum biasa ?

Meskipun keduanya sama-sama namanya “Galvalum” dan memiliki komposisi yang sama, fungsi dan bentuk fisiknya memiliki perbedaan yang sangat kontras. Salah memilih material bukan hanya soal pemborosan biaya, tetapi juga berkaitan erat dengan keamanan struktur bangunan dalam jangka panjang.

Perbedaan Bentuk dan Struktur MaterialPerbedaan Bentuk dan Struktur Material

Apa beda hollow galvalum dan galvalum biasa terletak pada bentuk dan strukturnya? Kedua material ini sama-sama terbuat dari baja berlapis aluminium dan seng. Namun bentuk fisiknya membuat fungsi dan cara penggunaannya berbeda. Berikut beberapa perbedaan bentuk dan struktur yang perlu Anda ketahui.

1. Hollow Galvalum Berbentuk Kotak Berongga

Hollow galvalum memiliki bentuk kotak atau persegi panjang yang berongga di bagian tengah. Bentuk ini membuat materialnya lebih ringan tetapi tetap kuat. Hollow juga mudah dipasang karena ukurannya rapi dan mudah disambung. Biasanya sambungan dilakukan dengan las atau baut.

2. Galvalum Biasa Berbentuk Lembaran

Galvalum biasa biasanya dijual dalam bentuk lembaran tipis. Lembaran ini bisa berbentuk datar atau bergelombang. Karena bentuknya luas, material ini cocok digunakan sebagai penutup atap atau dinding. Galvalum lembaran juga mudah dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan.

3. Perbedaan Ukuran dan Dimensi

Hollow galvalum tersedia dalam berbagai ukuran penampang. Contohnya seperti 20×20 mm, 40×40 mm, hingga ukuran yang lebih besar. Panjang standar hollow biasanya sekitar 6 meter per batang. Sementara itu, galvalum lembaran memiliki ukuran lebar sekitar 80 cm hingga 120 cm.

4. Perbedaan Ketebalan Material

Ketebalan hollow galvalum biasanya lebih besar karena berfungsi sebagai rangka. Ketebalannya bisa berkisar antara 0,6 mm hingga sekitar 2 mm. Semakin tebal materialnya, semakin kuat pula daya tahannya. Galvalum lembaran biasanya lebih tipis karena hanya digunakan sebagai penutup.

5. Proses Produksi yang Berbeda

Hollow galvalum dibuat dengan membentuk lembaran baja menjadi tabung kotak. Proses ini dilakukan menggunakan mesin khusus dan disambung dengan pengelasan. Sementara itu, galvalum biasa dibuat dalam bentuk lembaran melalui proses rolling. Proses ini menghasilkan permukaan lembaran yang rata atau bergelombang.

Fungsi Hollow Galvalum dan Galvalum BiasaFungsi Hollow Galvalum dan Galvalum Biasa

Apa beda hollow dan galvalum biass membuat fungsi kedua material ini juga berbeda? Hollow biasanya digunakan sebagai rangka konstruksi. Sementara itu, galvalum lembaran digunakan sebagai penutup permukaan bangunan. Berikut beberapa perbedaan fungsi keduanya.

1. Hollow Digunakan sebagai Rangka Bangunan

Hollow galvalum sering digunakan sebagai rangka pada berbagai konstruksi. Contohnya seperti rangka atap, kanopi, dan partisi dinding. Material ini cukup kuat untuk menopang beban ringan hingga sedang. Karena itu, hollow sangat populer pada konstruksi rumah modern.

2. Galvalum Digunakan sebagai Penutup

Galvalum biasa lebih sering digunakan sebagai penutup atap atau dinding. Bentuk lembarannya dapat menutup area yang cukup luas. Hal ini membuat pemasangan menjadi lebih cepat dan praktis. Material ini juga banyak digunakan pada gudang atau bangunan industri.

3. Hollow Cocok untuk Rangka Plafon

Salah satu penggunaan hollow yang paling umum adalah untuk rangka plafon rumah. Material ini menggantikan kayu yang mudah rusak atau dimakan rayap. Hollow juga lebih tahan terhadap kelembapan. Karena itu, rangka plafon menjadi lebih awet dan kuat.

4. Galvalum Cocok untuk Dinding Bangunan

Galvalum lembaran sering digunakan sebagai dinding pada bangunan semi permanen. Contohnya seperti gudang, pabrik, atau bengkel. Pemasangannya cukup cepat dan tidak memerlukan banyak material tambahan. Selain itu, galvalum juga tahan terhadap cuaca.

5. Hollow Digunakan untuk Rangka Kanopi

Hollow galvalum juga sering digunakan sebagai rangka kanopi rumah. Material ini cukup kuat tetapi tetap ringan. Hal ini membuatnya cocok untuk menopang penutup atap seperti polycarbonate atau spandek. Kanopi yang menggunakan hollow biasanya terlihat lebih rapi dan modern.

Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing MaterialKelebihan dan Kekurangan Masing-Masing Material

Setiap material bangunan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Hal ini juga berlaku pada hollow galvalum dan galvalum biasa. Memahami kelebihan dan kekurangan ini dapat membantu Anda memilih material yang tepat. Berikut beberapa perbandingannya.

1. Kelebihan Hollow: Kuat untuk Struktur

Hollow galvalum memiliki kekuatan yang baik untuk konstruksi rangka. Bentuk kotaknya membuat material ini lebih stabil. Hollow dapat menopang beban atap dengan cukup baik. Karena itu, material ini sering digunakan pada berbagai rangka bangunan.

2. Kekurangan Hollow: Harga Lebih Mahal

Harga hollow galvalum biasanya lebih mahal dibandingkan galvalum lembaran. Selain itu, pemasangannya membutuhkan alat dan tenaga yang lebih berpengalaman. Hal ini membuat biaya pengerjaan menjadi sedikit lebih tinggi. Namun kualitas yang didapat biasanya sebanding dengan harganya.

3. Kelebihan Galvalum: Lebih Ekonomis

Galvalum lembaran memiliki harga yang lebih terjangkau. Material ini juga mudah ditemukan di toko bangunan. Proses pemasangannya pun cukup sederhana. Karena itu, galvalum banyak digunakan untuk proyek bangunan yang membutuhkan material ekonomis.

4. Kekurangan Galvalum: Tidak Bisa Menopang Beban

Galvalum lembaran tidak dirancang untuk menopang beban berat. Jika digunakan sebagai rangka, material ini mudah bengkok. Karena itu, galvalum hanya cocok digunakan sebagai penutup. Untuk rangka bangunan tetap diperlukan material seperti hollow.

5. Keduanya Tahan Terhadap Karat

Baik hollow maupun galvalum memiliki ketahanan yang baik terhadap karat. Hal ini karena keduanya dilapisi aluminium dan seng. Lapisan tersebut melindungi material dari kelembapan dan cuaca. Karena itu, kedua material ini cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace; Shopee & Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut:https://api.whatsapp.com/send/?phone=6282218181581&text=Setelah%20Baca%20Web%20atapgalvalum.com/%20Saya%20tertarik%20membeli%20atap%20galvalum%20boleh%20info%20lebih%20lanjut

Kesimpulan

Pertanyaan apa beda hollow dan galvalum biasa kini sudah terjawab secara lengkap dan menyeluruh. Selain itu, keduanya merupakan produk turunan galvalum yang memiliki fungsi sangat berbeda dan tidak bisa saling menggantikan.

Scroll to Top